REPORTASE
Reportase adalah kegiatan meliput, mengumpulkan fakta-fakta tentang berbagai unsur berita, dari berbagai sumber/ narasumber dan kemudian menuliskannya dalam bentuk berita (produk) jadi. Menurut Ibu Joyce, reporter senior TVRI Jatim, reportase yang baik adalah yang berisi fakta, bukan opini reporter.
PROSES PENCARIAN BERITA
Untuk membuat sebuah reportase, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan topik dan mencari berita suatu peristiwa yang sedang terjadi (teraktual). Misalnya saja kondisi ekonomi Indonesia dan kegiatan pemerintah. Bahan berita tidak pernah habis. Seperti pada saat puasa, stasiun TV biasanya diharapkan untuk lebih sopan, karena itu porsi berita kriminal tidak sebanyak bulan-bulan biasa. Stasiun TV lebih banyak menampilkan berita dengan topik human interest.
Untuk mendapatkan berita stasiun televisi nasional mendapatkannya dari berbagai cara, seperti mengirimkan reporter langsung ke lokasi kejadian. Dari lokasi tersebut reporter melaporkan kejadian secara langsung. Atau cara lain adalah mendapatkan berita dari stasiun TV daerah. Misalnya TVRI Jawa Timur. Berita yang ada di Jawa Timur diliput oleh reporter TVRI Jatim, lalu dikirimkan kepada TVRI pusat. Di TVRI pusat berita yang dikirimkan oleh TVRI daerah diperiksa kembali dan disesuaikan dengan konsep dan jadwal yang ada. Tapi terkadang stasiun televisi harus bekerja sama dengan stasiun televisi lain untuk mendapatkan berita. Contohnya berita pemakaman Gus Dur. TVRI adalah satu-satunya stasiun televisi yang diperbolehkan untuk meliput peristiwa tersebut. Stasiun televisi lain dapat meminta bahan berita tersebut dari TVRI dan ketika berita ditampilkan disertai dengan tulisan sumber berita.
PROSES REPORTASE
Stasiun televisi seperti TVRI adalah stasiun televisi independen yang dibiayai pemerintah. TVRI berusaha menyajikan berita yang seimbang antara sisi negatif dan positif dari pemerintah. Fungsi TVRI adalah sebagai lembaga penyiaran berita seperti stasiun televisi NHK (日本放送協会, Nippon Hōsō Kyōkai) di Jepang atau ABC news.
Stasiun TV milik pemerintah seperti TVRI tentu saja menyiarkan hal yang berbeda dengan stasiun televisi lain. TVRI dituntut untuk menyiarkan fakta. Karena itu di stasiun televisi seperti TVRI tidak ada acara infotainment. Infotainment dianggap hanya memuat gosip atau berita yang tidak pasti kebenarannya dan ini bertentangan dengan prinsip TVRI yang hanya menyajikan fakta.
EDITING
Proses editing berita pada saat ini sebagian besar dilakukan dengan menggunakan komputer. Kebanyakan berita di-dubbing, hanya pada kondisi darurat saja berita tidak di-dubbing. Khusus untuk gambar/foto diedit langsung oleh cameraman, disebut semi-editing. Dari segi tata bahasa untuk stasiun televisi nasional harus menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, supaya seluruh masyarakat Indonesia dapat memahami isi berita tersebut. Selain itu metode penulisan harus menggunakan metode 5W+1H (What, When, Why, Where, Who dan How). DI TVRI Jatim ada 3 orang di bagian editing yang bekerja dengan sistem shift. Seluruh pegawai stasiun televisi harus siap sedia setiap waktu. Jika ada keadaan darurat dan harus segera dilaporkan, para awak stasiun televisi diwajibkan segera kembali ke kantor untuk mempersiapkan reportase.
Bianda V
CAUTION
Blog Project deadline is 15 February 2010 at 00.00<> (WIB Times). Jangan lupa setiap anggota kelompok diwajibkan untuk memasukkan paling sedikit 5 (lima) postingan mengenai IT Category dengan ketentuan seperti yang sudah dijelaskan pada saat praktikum Komputer yang lalu.
Blog ini Wajib memiliki fasilitas-fasilitas:
- Cita Hati Logo
- Search Blog
- Blog Category (Blog Labels or Label Cloud or Blogumus)
- About this Blog (Nama anggota2 kelompok + foto)
- ShoutBox
- Blogroll (isikan alamat blog/url kelompok2 yang lain)
- Latest Post
- Latest Comments
- Polling (sesuaikan dengan tema field trip)
- Blog/Web Counter (Ex : Histat)
Bonus Point :
- YM status
- Technorati and Alexa Ranking
- ReadMore
- Subscribe Button (RSS feed)
- Share Button (twitter, FB, dll)
- Blog Logo or Blog Banner
Jika ada pertanyaan silakan contact saya di : mmeinardi@yahoo.com atau di twitter
With God's Love


0 komentar:
Posting Komentar